Nih lihat, preman Cikarang gue tikam (Hehehe...sok akrab cari aman). Mulutnya mau banget minuman. Tapi waktu gue suruh bergaya difoto begini tuh preman mau aja.
Entah mengapa, jiwa gue selalu bergejolak bila mendengar kalimat jalan. Gue nggak pernah betah diam. Kali ini gue pergi ke Cikarang, pinggiran Jakarta yang masyarakatnya jadi pada kaya karena banyak industri.
Pergi ke Cikarang dalam rangka ada keperluan. Dan gue selalu nggak pernah betah diam diri kalo berada dimana pun tuk mendokumentasikan perjalanan. Di perempatan lampu merah kota, gue buka camera, dan foto-foto sama tukang beca, tukang ojek, bahkan preman sekalian. gue suka perjalanan, gue suka suasana baru





